Cak Markenun dan Firaun

Ada dua problematik dari narasi Cak Nun terkait heboh membandingkan, mengritik, Jokowi menyamakan dengan Firaun. Perbandingan yang tidak proporsional dan salah pikiran.

Pertama, memakai leksikon agomo untuk mempersoalkan urusan politik sekuler. Kalau mau dakwah, syiar agomo, fokus pada isu agomo: soal moralitas, poligami, soal syuurga dan neraka, dan sejenisnya.

Memakai nama Firaun, sebagai padanan Jokowi itu tidak logis dan nggawur. Ada sedikitnya 170 Firaun dalam tradisi dinasti kekaisaran Mesir klasik. Membentang dalam kurun waktu setidaknya 3150 tahun (bayangkan, penanggalan Masehi, the Common Era, sejauh ini cuma baru sampai 2023).

Peradaban Mesir, dalam Kepemimpinan Firaun sangat hebat dan paling maju pada era-nya. Jadi membandingkan Jokowi dengan Firaun justru sebuah kehormatan ("undeserved adulation"), alih-alih penghinaan.

Lagi pula Firaun yang mana? Jika maksudnya Raja Ramses II, seperti dikisahkan dalam dongeng "Exodus", dia adalah Firaun yang hebat. Dia antara lain membangun Kuil Kanak dan Kuil Abu Simbel, yg masih bisa kita saksikan kemegahannya hingga kini.

Kedua, setelah salah membandingkan Jokowi dengan Firaun, Cak Nun "ngeles", bahwa nama Firaun muncul begitu saja, tanpa ia sadari atau sengaja. ia merasa itu bujukan setan atau cobaan Tuhan. Ia menampik tanggung jawab, bahwa narasi itu adalah pilihan kata dan kalimat yang secara sadar ia ucapkan.

Cak Markenun sepertinya sedang linlun dan binun dengan dirinya sendiri, akibat sentimen pada Firaun. Sebagai referensi untuk Cak Nun, "Cleopatra VII" yang dianggap cantik jelita, diperebutkan Kaisar Romawi, Julius Caesar dan Anthony, adalah juga Firaun.

Cleopatra VII adalah "Firaun terakhir" dari kekaisaran Mesir klasik, peradaban besar yang maju dan bisa bertahan lebih dari 3120 tahun (dari 3150 - 31 Sebelum Masehi (Before Common Era).

 

Pemimpin Redaksi
Jurnalis Senior, Kolumnis

Tentang GBN.top

Kontak Kami

  • Alamat: Jl Penjernihan I No 50, Jakarta Pusat 10210
  • Telepon: +62 21 2527839
  • Email: redaksi.gbn@gmail.com