SDGs Untuk Masa Depan Lebih Baik

Salah satu prinsip penting dari SDGs adalah bahwa perubahan besar dimulai dari aksi-aksi kecil.

Ilustrasi: Muid/GBN.top

Ketika mendengar kata Sustainable Development Goals (SDGs) apa yang pertama muncul di pikiran anda? Tidak ada jawaban yang salah dan benar untuk ini karena pertanyaan ini dimaksudkan untuk “belanja persepsi.”

Dalam sebuah acara tentang SDGs, inilah beberapa pendapat yang saya peroleh: lingkungan lebih baik, menyelamatkan bumi, hidup demi masa depan kita juga, dunia ini adalah warisan anak cucu kita, kurangi emisi, memilah sampah, dan membantu membatasi kemiskinan.

Sustainable Development Goals atau Tujuan Pembangunan Berkelanjutan adalah sebuah komitmen global untuk mengakhiri kemiskinan, melindungi planet ini, dan memastikan perdamaian serta kemakmuran untuk semua orang pada tahun 2030. Dengan 17 tujuan, 169 target, dan 230 indikator, SDGs adalah peta jalan menuju masa depan yang lebih cerah.

Setiap tujuan merepresentasikan sebuah area fokus yang luas untuk pembangunan berkelanjutan, yaitu pembangunan yang memenuhi kebutuhan masa kini  tanpa mengurangi kemampuan generasi mendatang untuk memenuhi kebutuhan mereka sendiri. Untuk setiap tujuan, terdapat serangkaian target yang lebih spesifik, sebagai tujuan konkret yang harus dicapai. Sedangkan indikator merupakan alat ukur untuk memantau dan mengevaluasi kemajuan dalam mencapai setiap target.

Walaupun SDGs tampak rumit dengan 17 tujuan yang luas, intinya sederhana: tidak ada yang tertinggal. Ini berarti setiap program dan kebijakan yang dirancang dalam kerangka SDGs harus mengutamakan aspek keadilan sosial, ekonomi, dan lingkungan. Dengan kata lain, pembangunan harus inklusif, memastikan bahwa setiap individu, terlepas dari status sosial ekonomi, gender, atau etnis, mendapatkan manfaat dari pembangunan tersebut.

Isu ini saya angkat kembali dalam perbincangan, karena meskipun kini sebagian besar masyarakat sedang fokus penuh pada hasil Pemilihan Umum 2024, SDGs tidak boleh luput dari perhatian.

Capaian SDGs Indonesia, seperti dilaporkan Menteri PPN/Kepala Bappenas, jauh lebih baik dari rata-rata dunia meskipun melalui tantangan pandemi. Pencapaian Pelaksanaan SDGs tahun 2023 menunjukkan sekitar 60 persen indikator telah mencapai target. Jika ditambah dengan 16 persen indikator yang menunjukkan tren membaik, maka terdapat sekitar 76 persen indikator yang telah tercapai dan mengalami kemajuan menuju pencapaian yang lebih baik.  

Konferensi Tingkat Tinggi SDGs yang diselenggarakan di Kota New York pada September 2023 lalu menyatakan bahwa di tingkat global hanya 15 persen target SDGs dengan status on track. Sementara di regional Asia Pasifik, progres pencapaian SDGs baru mencapai 14,4 persen pada tahun 2022. 

Salah satu prinsip penting dari SDGs adalah bahwa perubahan besar dimulai dari aksi-aksi kecil. Ini berarti setiap individu, komunitas, dan pemerintah lokal memiliki peran penting dalam mencapai tujuan global. Contoh sederhananya adalah dengan mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, melakukan daur ulang, atau menggunakan energi yang lebih bersih. Langkah-langkah kecil ini, ketika dilakukan oleh banyak orang, dapat memberikan dampak yang signifikan pada skala global.

SDGs bukan hanya tanggung jawab pemerintah atau organisasi besar; setiap orang memiliki peran dalam mencapai tujuan-tujuan ini. Caranya adalah dengan memilih SDGs yang relevan berdasarkan minat serta keahlian dan lokasi, meningkatkan pendidikan dan kesadaran tentang SDG yang dipilih, mengikuti kegiatan atau inisiatif yang langsung berkontribusi pada target SDGs, menggunakan jaringan untuk mendukung kebijakan atau praktik yang berkontribusi pada pencapaian SDGs, dan menggalang kemitraan dengan organisasi lain, baik NGO, pemerintah, atau sektor swasta, untuk memperluas dampak

Dengan memahami dan mengambil bagian, baik melalui aksi-aksi kecil sehari-hari atau dukungan terhadap kebijakan yang berkelanjutan, kita semua dapat berkontribusi pada pencapaian masa depan yang lebih baik dan lebih berkelanjutan.

Bayangkan sebuah dunia di mana tidak ada lagi kemiskinan. Tempat setiap orang hidup sehat, memiliki cukup uang untuk memenuhi kebutuhan dasar mereka seperti makanan yang bergizi, pakaian, dan tempat tinggal yang aman dan nyaman.

Kolumnis
Direktur, Climate Reality Indonesia

Tentang GBN.top

Kontak Kami

  • Alamat: Jl Penjernihan I No 50, Jakarta Pusat 10210
  • Telepon: +62 21 2527839
  • Email: redaksi.gbn@gmail.com