REALITY Tour 2025: Menghadapi Krisis Iklim

REALITY Tour membawa pendekatan baru dalam menyampaikan edukasi dan advokasi iklim, memadukan pelatihan tatap muka dan pengalaman daring dengan dukungan teknologi kecerdasan buatan.

Ilustrasi: Muid/GBN.top

Krisis iklim semakin nyata dan mendesak, menuntut aksi global yang terkoordinasi dan efektif. Menanggapi hal ini, The Climate Reality Project, organisasi nirlaba yang didirikan oleh mantan Wakil Presiden AS Al Gore, meluncurkan REALITY Tour pada awal 2025.

Inisiatif ini bertujuan membangun kemauan politik, momentum publik, dan ambisi untuk komitmen iklim yang lebih berani menjelang Konferensi Perubahan Iklim PBB (COP30 UNFCCC) bulan November di Brasil.

REALITY Tour membawa pendekatan baru dalam menyampaikan edukasi dan advokasi iklim, memadukan pelatihan tatap muka dan pengalaman daring dengan dukungan teknologi kecerdasan buatan. Salah satu terobosannya adalah presentasi khas Al Gore mengenai krisis iklim yang kini tersedia dalam 12 bahasa, termasuk Bahasa Indonesia. Teknologi kecerdasan buatan (AI) memungkinkan jutaan orang di berbagai belahan dunia untuk mengakses informasi terkini tentang perubahan iklim dan solusinya secara langsung dalam bahasa mereka sendiri.

Inisiatif ini terdiri dari tiga elemen utama. Pertama, pelatihan advokasi tatap muka global yang dimulai di Paris pada akhir Maret 2025, kota yang menjadi simbol lahirnya Persetujuan Paris sepuluh tahun lalu. Setelah Paris, pelatihan serupa akan digelar di Nairobi, Rio de Janeiro, dan Ulaanbaatar sepanjang tahun. Kedua, pelatihan yang dilaksanakan oleh cabang Climate Reality di sembilan negara. Ketiga, pengalaman global berbasis daring yang membuka akses terhadap materi pelatihan, termasuk presentasi Al Gore, secara fleksibel dan inklusif.

Di Indonesia, pelatihan offline selama satu hari dalam kerangka REALITY Tour diselenggarakan di Jakarta pada hari ini, 5 April 2025. Kegiatannya mencakup diskusi bersama para pegiat, membangun jejaring, meningkatkan kapasitas komunikasi iklim, serta mengikuti rekaman siaran presentasi utama Al Gore dari Paris. Ada juga rekaman diskusi refleksi 10 tahun Persetujuan Paris tentang Perubahan Iklim bersama Al Gore, Christiana Figueres dan Laurence Tubiana. Christiana Figueres adalah pemimpin negosiasi iklim PBB yang membangun kembali kepercayaan negara-negara untuk menyepakati Persetujuan Paris pada 2015. Laurence Tubiana, diplomat Prancis, merancang strategi diplomatik yang menjadikan Persetujuan Paris bersifat universal dan dapat diterapkan lintas negara.

Kehadiran 200 peserta dari 18 kota di seluruh Indonesia, mencerminkan antusiasme dan komitmen lintas wilayah terhadap aksi iklim. Para peserta terpilih berasal dari beragam latar belakang profesi dan usia, memperkuat semangat kolaborasi lintas disiplin dan generasi dalam menghadapi krisis iklim yang semakin kompleks.

Indonesia, sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, sangat rentan terhadap dampak perubahan iklim. Kenaikan permukaan laut, peningkatan frekuensi bencana, dan perubahan pola cuaca telah memengaruhi kehidupan jutaan orang. Dalam konteks ini, keterlibatan aktif masyarakat dalam gerakan iklim bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan. REALITY Tour 2025 menjadi sarana yang menjembatani pengetahuan global dengan aksi lokal yang relevan dan berdampak.

The Climate Reality Project Indonesia sebagai tuan rumah REALITY Tour Jakarta telah lama menjadi motor penggerak edukasi dan advokasi iklim, terutama di kalangan generasi muda. Melalui program seperti Youth Leadership Camp for Climate Crisis, organisasi ini telah melatih lebih dari tiga ribu pemuda dari berbagai daerah. Mereka juga aktif terlibat dalam forum perubahan iklim nasional maupun internasional, serta mendampingi berbagai pemangku kepentingan dalam bertransformasi menuju praktik yang lebih berkelanjutan.

REALITY Tour menegaskan bahwa solusi krisis iklim memerlukan keterlibatan banyak pihak dan pendekatan yang menyeluruh. Kolaborasi lintas negara, generasi, dan bidang keahlian menjadi kunci dalam membangun masa depan yang tangguh dan berkeadilan. Akses luas terhadap pengetahuan, seperti yang ditawarkan dalam tur ini, memperbesar peluang bagi masyarakat untuk memahami persoalan dan menjadi bagian dari solusinya.

Emisi global penyebab perubahan iklim terus meningkat, sementara waktu untuk bertindak semakin sempit. Dengan memperluas jaringan pegiat iklim dan membekali mereka dengan jaringan global, alat serta pemahaman yang tepat, REALITY Tour 2025 menghadirkan harapan baru: bahwa perubahan masih mungkin, selama ada kemauan dan kerja bersama.

Kolumnis
Pegiat Harmoni Bumi

Tentang GBN.top

Kontak Kami

  • Alamat: Jl Penjernihan I No 50, Jakarta Pusat 10210
  • Telepon: +62 21 2527839
  • Email: redaksi.gbn@gmail.com